Senin, 08 Juli 2013

Tips Masuk Jalur Mandiri UNAIR

Diposting oleh Unknown di 05.38 0 komentar
ini late post sih sebenernya mengingat Jalur Mandiri UNAIR gelombang 1 udah lewat beberapa hari yang lalu -___-
ada beberapa tips nih buat yang mau ikut Jalur Mandirinya Unair. Kalo ada yang tanya kenapa aku nggak ngasih tips SBMPTN, jawabannya adalah aku sendiri dulu GAGAL di tes itu -____- langsung ae lah, cekidooooot!

1. Ehem lurusin niat dulu dong. Kalo niatnya buat orang tua insya Allah lancaaaar..

2. Belajar yang rajiiin (ini jelas banget haruuus!). Belajarnya sesuai sama bidang apa kalian ikut tesnya lohh, kalo IPA ya belajar IPA, kalo IPS ya belajar IPS, kalo IPC ya belajar IPA+IPS (y)

3. Hmmm yang ini agak spesifik nih. Tes SBMPTN kan kalo salah nilainya -1 kaan ? (kalo salah tolong diralat yah :') NAH, tapi kalo Jalur Mandiri ini kalo salah nilainya 0 (sekali lagi kalo salah tolong diralat yahh :')... Jadiii, mendingan diisi semua deh itu soalnya. Kalo kalian bener-bener notok nggak tau jawabannya (dan parahnya banyak yang nggak tau jawabannya) isi dulu aja yang bisa. Teruuus lihat di LJK kalian deh, yang kosong-kosong isi aja pake jawaban yang sama. Misalnya nih, nomer 7-15 belum aku jawab dan aku nggak tau jawabannya, akhirnya aku mutusin jawab A semua. Soalnya daripada kalian liat soal terus jawab secara random, kemungkinan jawaban itu bener kan pasti dikit. Nah jadi mending jawab A semua, atau B semua, atau C semua, atau D sema, atau E semua karena kemungkinan menjawab benar secara benar itu lebih banyak, kan salah nilainya 0 bukan -1 :) TAPI ITU BERLAKU KALO KALIAN BENER-BENER NOTOK JEDOK GAK BISA JAWAB LOH YAAAA -_____- kalo bisa ya jawab yang bener sesuai hasil belajar kaliaan. Intinya itu yang penting keisi semua laah. Sebelum ngerjain liat dulu peraturan2 di Lembar Soalnya, jangan langsung ngerjain aja... Aku dulu sih pake cara ini, sebenernya ini aku dapet dari tentor LBBku pas SMA dulu hehehehe. Good Luck deh!

4. Perbanyak Doa dan mendekatkan diri sama Tuhan. Buat yang muslim nih, perbanyak istighfar, puasa dan sholat deh. Insya Allah ini manjur loh serius. Tergantung niatnya juga siih, niatnya baik ya Insya Allah dimudahkan kok O:-)

5. Minta doa sama orang tua yaaaa :) ini juga gak kalah penting, meskipun orang tua kalian mungkin kadang annoying dan gak 'sealiran' sama pikiran dan jurusan yang mau kalian ambil, tapi sesungguhnya mereka pengen yang terbaik aja kok buat kita O:-)

JANGAN PUTUS ASA BUAT YANG GAGAL SBMPTN!!! TRUST ME SEMUA ADA JALANNYA SENDIRI, OKE GUYS ?!!! SEMANGAT DAN GOOD LUCK!!!





@adindazmarani

Jumat, 17 Mei 2013

Jalur Mandiri UNAIR

Diposting oleh Unknown di 19.11 1 komentar
Dalam rangka mendekati pengumuman SBMPTN tahun 2013 dan mendekatai tes Jalur Mandiri UNAIR, di post kali ini aku mau sedikit banyak jelasin tentang jalur mandiri unair hohoho
aku sendiri masuk unair dulu juga lewat jalur ini, soalnya gak keterima jalur snmptn tulis T.T, ada di postku sebelumnya hehehe
Hmmm... jadi gini, dulu itu pas aku gak keterima snmptn tulis (2012) aku langsung berencana daftar jalur mandiri di unair, kenapa unair? soalnya di its jalur mandirinya termasuk lumayan mahal :'''''' terus di Universitas Brawijaya jauuuh :''''''' aku dulu nyoba2 ikut jalur mandiri di UNAIR sama UNESA.
oke jadi kali ini aku akan lebih membahas tentang Jalur Mandiri Universitas Airlanggaku tercinta ^^ xoxoxoxoxo
Dulu sebelum aku daftar jalur mandiri ini banyak yang bilang dan beranggapan kalo jalur ini tuh jalurnya banyak2an duit biar bisa masuk unair, padahal kenyataannya NGGAK sepenuhnya benar. Memang sih untuk biaya SP3 (bisa disebut uang gedung yg dibayar langsung pas udah keterima) dan SOp (semacam uang SPP yang dibayar tiap semester) jauuuuuh lebih mahal dari biaya SOP dan SP3 kalo kalian masuk lewat jalur snmptn tulis dan undangan ... hiks :'''''''''
TAPI, itu BUKAN BERARTI yang keterima jalur mandiri adalah yang membayar uang SP3 paling tinggi loh yaaa..... tiap-tiap jurusan punya nilai minimum pembayaran SOP dan SP3 yang berbeda-beda, kalian bisa lihat selengkap-lengkapnya disini (di link itu juga ada pembayaran untuk jalur snmptn dll).


TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE
  1. Calon peserta mengambil nomor voucher melalui halaman web ppmb unair di http://pendaftaran.unair.ac.id/pengambilan_voucher.php
  2. Lakukan transaksi pembayaran seleksi PPMB-Unair sesuai Jadwal yang telah ditentukan melalui bank Mandiri (ATM, teller, e-banking) , dengan membawa nomor voucher.
  3. Pastikan Kelompok Ujian yang Dituju kepada pihak Bank Mandiri (IPA / IPS / IPC), Biaya pendaftaran sebesar Rp300.000,- untuk satu Kelompok Ujian IPA atau IPS, dan Rp500.000,- untuk Kelompok Ujian IPC. Uang yang telah disetor ke bank tidak dapat ditarik kembali.
  4. Prosedur Pembayaran Melalui ATM : Pilih bayar atau pembelian pendidikan => - masukkan kode unair (10008) masukkan kode voucher => cek data di layar tekan 1 (IPA), 2 (IPS), 3 (IPC) muncul tampilan konfirmasi ok dst....
  5. Setelah berhasil melakukan transaksi pembayaran, Calon peserta akan memperoleh resi pembayaran. Resi pembayaran seleksi tersebut berisi:
    1. Nomor voucher.
    2. PIN Pra Pendaftaran Jalur Mandiri.
    3. Kelompok pilihan (IPA, IPS, dan IPC), masing - masing pilihan terdiri dari :
      • IPA : 2 pilihan Program Studi.
      • IPS : 2 pilihan Program Studi.
      • IPC : 4 pilihan Program Studi, dengan minimal 1 pilihan dari IPA atau IPS.
    4. Waktu transaksi.
  6. Buka pendaftaran online PPMB Unair di alamat http://pendaftaran.unair.ac.id/, akan terlihat halaman login.
  7. Masukkan Nomor Voucher dan PIN Pra Pendaftaran Jalur Mandiri pada kotak yang tersedia, isikan huruf-huruf pada kotak yang tersedia dengan menggunakan HURUF KECIL, kemudian tekan tombol login. Setelah berhasil, maka akan tampak formulir pendaftaran elektronik.
  8. Calon peserta diminta mengisi formulir pendaftaran elektronik sesuai petunjuk yang tercantum di buku petunjuk pendaftaran.
 *ini aku copas dari webnya


Memang sih, sebelum tes jalur mandiri dilakukan, kita DIWAJIBKAN melakukan verifikasi, jadi kalian disuruh mengisi form yang bisa didownload di website tadi,


VERIFIKASI DOKUMEN PENDAFTARAN Calon peserta diminta hadir di Gedung Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C, Jl.. Mulyorejo Surabaya sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk melakukan verifikasi dokumen, antara lain membawa:
  1. Satu lembar pas foto berwarna 4 x 6
  2. Resi pembayaran dari Bank Mandiri.
  3. Satu lembar fotokopi Ijasah/STTB/STK (2011,2012) yang sudah dilegalisasi (dengan menunjukkan dokumen asli) atau
  4. Satu lembar fotokopi SKHUN yang sudah dilegalisasi (Lulusan 2013:dengan menunjukkan dokumen asli).
  5. Kartu peserta Ujian Nasional tahun 2013 asli dan fotokopi.
  6. Bagi Peserta yang tidak membawa ijasah legalisir/SKHU harus download surat pernyataan kesanggupan kelengkapan berkas,
  7. Download Surat Pernyataan Kesediaan << Klik
  8. Fotokopi Kartu identitas (Kartu Pelajar/KTP/SIM/Kartu Keluarga) peserta yang masih berlaku.
  9. Fotokopi cetakan/printout halaman konfirmasi ulang.
  10. Mengisi dan membawa Form Pernyataan SP3 (Rangkap 2) yang sudah bermaterai ditandatangani orang tua / wali calon mahasiswa.
    Download Form SP3
Kemudian calon peserta akan memperoleh nomor peserta ujian.
FOTO
Setelah verifikasi dokumen dilaksanakan dan dinyatakan sesuai, dilanjutkan dengan foto. SIDIK JARI
Setelah pengambilan foto peserta, dilanjutkan dengan proses pengambilan sidik jari. CETAK KARTU PESERTA
  1. Peserta membubuhkan tanda tangan pada kartu tanda peserta ujian di hadapan panitia.
  2. Panitia membubuhkan stempel pada kartu tanda peserta, sebelum menyerahkan kartu tersebut pada peserta.
  *ini juga copas dari web tadi ^^




nah disitu kan ada download form SP3, itu isinya kurang lebih orangtua kalian sanggup membayar berapa biaya SP3 itu tergantung penghasilan orang tua kalian. Jadi NGGAK ADA YANG MENGHARUSKAN KALIAN MENGISI KESANGGUPAN BAYAR SP3 SEBANYAK-BANYAKNYA BIAR BISA DIPRIORITASKAN MASUK UNAIR JALUR MANDIRI. Toh akhirnya ada tesnya, dan berapapun kalian membayar SP3 (asal sesuai ketentuan minimum yang tertera di web tadi) nggak ada yang namanya prioritas. Jadi, kalo kalian bisa mengerjakan soal-soal Ujian Jalur Mandiri UNAIR dengan baik dan benar, ya kalian lolos, yang diprioritaskan ya yang nilai Tes Masuk Jalur Mandiri Unair-nya lebih tinggi...

Aku pernah denger-denger cerita, kata temenku ada salah satu kakak kelasku waktu SMA yang terkenal emang anaknya konglomerat, dia pengen masuk Pendidikan Dokter Unair yang terkenal dengan persaingannya super ketat tapi dia gak keterima snmptn tulis, akhirnya dia ikut tes Jalur Mandiri, kalian tahu dia ngisi berapa di form kesanggupan bayar SP3nya ? katanya sih dia ngisi 750juta padahal SP3 minimum untuk jalur mandiri kedokteran itu cuma 150juta (taun2012), tapi ternyata dia GAK keterima loh.. Kenapa? ya mungkin karena nilai hasil tes jalur mandiri-nya lebih rendah/kalah tinggi sama pesaing2nya. Jadi dari situ bisa kebukti kan kalo berapapun biaya yang kalian isikan di SP3 jalur mandiri itu tidak berpengaruh kepada diterima atau tidaknya kalian di UNAIR.
***
Berdasarkan pengalaman aku sendiri masuk UNAIR jurusan Ilmu Administrasi Negara juga karena saran dari ayahku :) Waktu itu kami mengisi form SP3 sesuai JUMLAH MINIMAL yang tertera di webnya tadi, yaitu 15juta.. dan aku keterima kok :''' ya aku jelas bersyukur lah, soalnya aku mikirnya dulu juga yang bayar SP3 lebih tinggi dia yang lebih diprioritaskan dan aku pesimis waktu itu, eh ternyata nggak ngaruh kan... :) ternyata aku waktu tanya temen2ku juga banyak yang ngisi minimal kok..
Jadi buat kalian yang nggak keterima Jalur SBMPTN tahun 2013 ini jangan kecewa dan putus asa ya, masih banyak jalur-jalur lain yang terbuka lebar untuk kalian, ingat ya kalo satu pintu tertutup akan terbuka 10 pintu lainnya :) Tuhan tahu lah yang terbaik buat kalian, jangan putus asa, tetap belajar, patuh sama orangtua, tetap berpegang teguh sama Tuhan, dan buat yang Islam perbanyak istighfar ya (ini penting!!) dan jangan tinggal sholatnya ;))
Semoga bermanfaat ^^
Salam sukses!!

adindazmarani

Jumat, 10 Mei 2013

Tha Saltwater Room

Diposting oleh Unknown di 18.24 0 komentar
"So tell me darling, do you wish we'd fall in love?"  
 "Yeah, all the time, all the time"
 
"Time together isn't ever quite enough"  

 "When you and I are alone, I've never felt so at home" 
 

"What will it take to make or break this hint of love?" 
  "Only time, only time"
 
"When we're apart what ever are you thinking of?

  "If this is what I call home, why does it feel so alone?"  
 

"So tell me darling, do you wish we'd fall in love?" 
 "All the time, all the time"
 
"Time together isn't ever quite enough  

When we're apart what ever are you thinking of?  
What will it take to make or break this hint of love? 
So tell me darling, do you wish we'd fall in love?  
All the time, oh, all the time"

Selasa, 09 April 2013

18th !

Diposting oleh Unknown di 07.58 0 komentar
Two days ago, Sunday, April 7th 2013 exactly was my 18th birthdaaaaay! Ξ(⌒.⌒)/ξ
ehem.. jadiiiii i made 18 wishes for myself! cekidot...
  1. Be more mature
  2. Longlife
  3. More obedient to parents
  4. Longlast with Agaaaan :3
  5. Have a lot of friends
  6. Rejeki lancar 
  7. Kuliah lulus 3,5 tahun!!!!!
  8. Paris someday!
  9. Minnesota and meet Adam Young someday!
  10. Japan someday!
  11. Giethoorn someday!
  12. Europe someday!
  13. USA and meet Taylor Lautner!
  14. Make my parents proud of me :'
  15. Find a true friend
  16. IPK suma-sumlaude! 
  17. Be a Great moeslem
  18. Be a luckiest person everyday
AMIIIIIIIIIIIIIN. ALLAH BLESS US!!

 

Pernah Ada

Diposting oleh Unknown di 04.40 0 komentar
"...Kamu, terima kasih sudah pernah ada. Terima kasih sudah memberi banyak tawa. Terima kasih sudah menaruh puluhan giga byte memori ke hard disk kepalaku. Aku tidak pernah harus berpura-pura menjadi orang lain ketika bersamamu..."


*ngutip dari http://www.namarappuccino.com/2013/03/pernah-ada.html#more nih ^^ blognya kecebadai

Jumat, 05 April 2013

:)

Diposting oleh Unknown di 06.34 0 komentar
"...we just good. perfectly good,
and still do all that lovely stuffs together...
the texts, the way we treats each other and everything is absolutely perfect,
but, it's kind of, I really missing the past version us, when we're still on young age relationship. I miss his texts, which is all cute and funny.
and what he do right now is,,,,, little bit different from our early months
yes I know that we have reach 2 years and have bitten by bunch of problems.
but that's not even making me bored with him anyway..."


copas dari blognya imoy, maaf ya moooy gak bilang duluuuuk, :""""" 
ini aku juga pernah ngerasain mooy :'

Minggu, 24 Maret 2013

hehehehe :3

Diposting oleh Unknown di 08.09 0 komentar
SPEED OF LOVE
owl city
 
I tried to disappear but you're the only reason I'm floating here
Eyes, painted crystal clear, I can see our future through the atmosphere

Don't you go, no don't you go
Don't you know, I'm up here alone
Yeah I am like a satellite, sending you a signal tonight

Oh! Oh! Oh! Like a streak of light
Oh! Oh! Oh! Watch the world fly by
Oh! Oh! Oh! Rev your engine up
Everybody's racing at the speed of love
(Do do do do do do)

You were so hard to find, with oh so many clouds across my summer sky
You, my constellation prize, yeah, every single star is sparkling in your eyes

So don't you go, no don't you go
'Cause don't you know, I'm up here alone
So high like a satellite, I'm sending you a signal tonight

Oh! Oh! Oh! Like a streak of light
Oh! Oh! Oh! Watch the world fly by
Oh! Oh! Oh! Rev your engine up
Everybody's racing at the speed of love

Oh! Oh! Oh! Like a streak of light
Oh! Oh! Oh! Watch the world fly by
Oh! Oh! Oh! Rev your engine up
Everybody's racing at the speed of love

One track, one mind, one race to win
One start, one heart, one life to live
One track, one mind, one race to win
One start, one heart, one life to live


Oh! Oh! Oh! Like a streak of light
Oh! Oh! Oh! Watch the world fly by
Oh! Oh! Oh! Rev your engine up

Everybody's racing at the speed of love

Oh! Oh! Oh! Like a streak of light (Don't you go, no don't you go)
Oh! Oh! Oh! Watch the world fly by (Don't you know, I'm up here alone)
Oh! Oh! Oh! Rev your engine up (Don't you go, no don't you go)
Everybody's racing at the speed of love!


tungkak loo :3

Selasa, 12 Maret 2013

2nd YEAR !!!

Diposting oleh Unknown di 09.19 0 komentar
ini topik udah basi kayaknya buat ditulis diblog, tapi yaudah gak nguruslah -__-

Kamis, 28 Februari 2013
aku dan agaaaaaaaaan genap dua taun looooooo \^-^/ lalalalayeyeyeyeyey
nah buat ngerayainnya aku bikin kado handmade loooh :o udah aku pikirin rencananya dari 2 bulan sebelumnya (dari desember). Nyari-nyari referensi di tumblr di twitter, nemu beberapa sih, sempet kepikiran beli cupcake (lewat twitter), bantal custom (jadi bantalnya bisa dikasih foto2 gitu, pesennya lewat salah satu olshop di twitter), custom notebook (twitter), beli cake dapur coklat, led blackboard (jadi papan tulis kecil gitu tapi bisa nyala tulisannya, via twitter), kartu remi custom (bisa dikasih foto di kartu reminya, via twitter), paper craft (via website), pencil case custom (twitter), gantungan kunci nama (twitter), maouse pad custom (twitter), sama gantungan kunci clay (facebook).

Awalnya udah niat banget mau pake gantungan kunci clay itu, soalnya kan couple, unyu banget lo :3 liat disini deh ada banyak macemnya. Tapi pas orangnya taksms ternyata lagi gak produksi keychain :(((( *sedih. Akhirnya puter otak, liat2 rencana lagi, akhirnya liat2 tumblr nemu ide :D kadonya d.i.y nih, alias do-it-yourself hehe
Mikirnya luaaama nih, bingung ini itu, mana belum nabung -__- oke akhirnya alhamdulilah Allah meridhoi rencanaku :' ada rejeki dikit langsung tekbeliin barang buat bahan2nya, sampe maksa Nina buat nemenin ke gramed (tentunya ga pake bilang tungkak :D)

alat dan bahan yang tak beli itu :
  1.  Kartu remi . Ini aku sampek beli 3 kali di 3 tempat berbeda soalnya menurutku gak ada yang cocok hehe, tapi akhirnya balik ke pilihan pertama karena itu yang paling 'nggenah' -_-
  2.  Lem kertas UHU
  3.  Spidol
  4. Kertas lipat
  5. Sticker Alphabet Gold-Glittery
  6. Ring kartu
  7. Toples
  8. Headset gambar basket
  9. Kertas kado
  10. Kertas bintang warna putih
Hmmm udah kayaknya :/
jadilah liburan semesteranku diisi sama bikin-bikin bintang. Awalnya aku nggakbisa sama sekali bikin bintang2 dari kertas, tapi untung ada Ghina yang mau2nya ngajarin huhu :' thank Ghin ({}), akhirnya bikin2 dirumah pake kertas liper ukuran 20cm yang dipotong lebarnya 1cm (sebenernya ada kertasnya khusus nih, tapi berhubung nemnunya cuma warna putih jadinya pake ketas lipet) jadi juga sebanya satu toples sosis so nice :' tak pikir udah cukup soalnya waktu itu udah survey tples ukurannya juga kurang lebih se-toples so nice ini...
Akhirnya hari Rabu, dari jam 9an aku sama Dian udah ngendon dikosannya Chacha, niatnya sih ngerjain filsafat, tapi akunya malah ribut bikin kado :)) Aku ditemenin chacha ke superindo deket SMK 5 sapatau toples yang tak cari ada eh ternyata gak ada toples blas disana -__- terus yaudah langsung cus ke hypermart eastcost (jauh lo padahal :')) daaaaaan ternyata toples kecil seukuran toples sonice yang udah tak incer beberapa hari yang lau GAK ADA!!!! adanya toples yang gede ukurannya dua kali lipet toples sonice :' , jadi bintangnya kurang deh, tapi akhirnya tak beli juga toplesnya ._.

 *sampe kosan chacha lagi*

Tuh kan beneran bintangnya cuma gak sampe separonya toples (meskipun unyu) -__-
Oh iya lupa cerita sebelumnya aku udah bikin tulisan di kartu2 remi judulnya '52 FACTS ABOUT US' isinya ya udah bisa ditebak laaah dari judulnya.. kartunya aku satukan pake ring kartu tadi, sayangnya aku ga ngefoto kartu bikinanku, kurang lebihnya gini (ini nyonto dari tumblr)


nah terus kartu tadi tak masukin kedalem toples sama bintang-bintang tadi, tapi berhubung sisa ruang didalem toples masih banyak akhirnya aku isi pake permen yupi yang bentuk love biar ntar bisa dimakan juga :3
terus headsetnya tadi dibungkus terpisah, semuanya dibungkus kado, nah beres!!
ini aku punya fotonya pas udah tak kasih ke agan, headsetnya udah dibuka dari kotaknya dan ikut dimasukin ke toples, terus permen yupinya disuruh mindahin ke tasku sama dia -__-

ini diaaa 'JAR OF US' (maaf ini cuma pek kamera hp:")


gak seru yaaa ,iya sadar kok :' sebenernya ada fotoku sama agan juga tapi berhubung aib semua jadi gak usah di share ya :D
HAPPY 2nd ANNIV DEAR :*
oiya pas hari H itu agan juga bikinin ini terus dijadiin avanya

kata dia bikinnya susah :'


ini avaku pas hari-H, ini copas dari fbnya orang -_-



sekian
with love,
Adinda

Minggu, 03 Maret 2013

Diposting oleh Unknown di 08.20 0 komentar
owlsome!!!

Adam Young ini broooh!! (copas dari tumblr)





Kamis, 07 Februari 2013

...

Diposting oleh Unknown di 07.41 0 komentar
Hampir 2 tahun dan hampir tiap hari aku gak pernah bosen bilang 'aku kangen' , 'aku sayang kamu' , dsb :)

rombeng & tungkak

Selasa, 22 Januari 2013

Laptop & Dreams (Kisah Nyata)

Diposting oleh Unknown di 07.25 0 komentar

Laptop & Dreams

by Agie Nugroho on Saturday, December 29, 2012 at 12:05pm
“Hari ini  adalah sebuah pembelajaran berharga mengenai Persabahatan, Syukur, dan Sebuah Perjuangan dalam hidup.”

27 Desember 2012. Bunyi rentetan blackberry messenger di pagi buta cukup memaksa kelenjar otot mataku untuk segera menatap matahari. Dengan keadaan setengah tertidur, kulihat beberapa broadcast message dengan pesan sama yang dikirim oleh beberapa orang yang berbeda. Kubaca pesan itu dengan mata yang masih sayu,

“Inalillahi wa innailaihi rajiun. Turut berduka cita ats meninggalnya SUTRISMI AN. 2012. Semoga segala amal dn ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Amiin ya robb..”

“Hah? Beneran nih!?” setengah pikiranku yang masih berada di alam mimpi langsung berputar 180˚ tertuju pada hape yang kupegang. Kubaca pesan itu sekali lagi. Kutanyakan berita ini ke beberapa kawan. Ya, hari ini telah meninggal dunia seorang mahasiswa belia yang masih duduk di bangku kuliah semester satu. Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Unair itu bernama Sutrismi. Untuk beberapa saat, dadaku bergetar menganga. Inalillahi wainailaihi rojiun, sesungguhnya semua adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Sungguh kiamat tidak akan ada yang bisa memprediksi, sungguh akhir hayat tidak akan ada yang bisa menyangka. Kuhapus rasa ketakutan dalam pikiranku akan “bagaimana bila waktuku tiba?” dengan mengusap air wudlu.

Jam menunjukan pukul 07.34, kulihat kembali inbox e-mail yang lagi-lagi belum tertera pesan dari responden yang kubutuhkan untuk penelitian skripsi. Berhubung skripsi juga masih ruwet geje suram s74%#%7 72$ 3&*8!!!, terpikir olehku untuk ber-takziah ke rumah almarhum. Seperti biasa, ketika manusia terpikir untuk melakukan suatu perbuatan baik, setan akan selalu dengan gampangnya ngetweet ke hati tanpa menggunakan tombol PING!!! ataupun BUZZ!!! agar manusia langsung memerhatikannya (Agie, 2012:1). Tweet-tweet setan bermunculan di Timeline hati kecilku, “Ciyus ente mau kesana? Miapah? Jauh beud cuy! Ngaps!! Lagian ente emang deket ama anaknya? Kenal ama anaknya? Tau orangnya aja ente kagak! Ente Xbox-an aja di GV, nonton, atau tidur mumpung liburan kartun lagi bagus-bagusnya gan!!”. Ya, menurut informasi dari seorang kawan, lokasi rumah Almarhum cukup jauh. Berada di pedalaman Lamongan, puluhan kilometer dari kota. Wew, mendengar lokasi Lamongan saja sudah cukup membuatku gundah. Namun, kegelisahan tadi shubuh kembali menguatkan niat dan membuatku berpikir,

Seandainya posisiku adalah orang yang sudah dibungkus oleh kain kafan, akankah ada banyak orang yang mengunjungi rumahku? Akankah ada banyak orang yang mengantarkanku ke liang kubur? Akankah ada orang yang membacakan doa untukku sebelum menemui sang Kuasa?”

Dengan keteguhan hati, akhirnya kuputuskan menghubungi beberapa kawan seangkatan untuk menemaniku berangkat ke Lamongan siang ini.
Singkat cerita, kami para rombongan takziah baru berhasil berkumpul pada jam dua siang. Sekitar tiga puluh orang bersedia menyisihkan waktu luang mereka hari ini untuk melakukan perjalanan menuju rumah duka. Tanpa menunda waktu lagi, dibawah sore yang dirangkul awan hitam, kami para rombongan takziah segera menyalakan motor dan berangkat mengantar doa.

***

Dingin, basah, lapar. Waktu sudah menunjukan pukul lima sore dan kami para rombongan masih belum juga sampai ke rumah duka. Beberapa kali kami menuju jalan yang salah. Kebetulan, dari kami para rombongan memang kurang mengerti lokasi desa almarhum Sutrismi. Air mulai berjatuhan dan semakin lama semakin deras ketika kami mulai sampai pada pedalaman Lamongan. Tak ada seorangpun yang menyangka, perjalanan akan selama dan sejauh ini. Jaket yang kami kenakan sudah basah kuyup. Untuk beberapa saat kami terpaksa meneruskan perjalanan menerobos hujan deras karena di sepanjang jalan hanya terpampar sawah tanpa adanya tempat untuk berteduh. Kulihat di depan dan belakang, beberapa anak mulai menggigil kedinginan karena dinginnya suhu dataran tinggi dan air hujan. Kaca pada helm mulai berembun, pandangan ke jalan juga mulai buram saat kami terus diserang oleh air dari langit. “Adem nggigil kayak pas MK (Malam Keakraban) kemarin ya, Mas?” gurau seorang kawan yang merupakan teman seangkatan almarhum. Kayaknya mereka ketagihan di-ospek.

Setelah menemukan SPBU untuk beristirahat dan maghrib-an sejenak, kami sampai pada perbatasan Lamongan-Mojokerto dimana rombongan akhirnya berbelok pada gang sempit di sebuah pedesaan. Sinar matahari baru saja mengucapkan ‘sampai jumpa esok hari’. Pandangan semakin fokus dan terarah hanya pada dua arah, ke belakang untuk saling menjaga kawan dibelakang, ke depan untuk melihat kemana arah cahaya lampu motor menuntun kita. Kami tengah dirangkul kegelapan total.

Cahaya merah di depanku kembali miring. Lagi-lagi ada motor seorang kawan yang terpeleset jatuh di kubangan lumpur. Rombongan semakin memasuki daerah pelosok. Begitu masuk ke jalan pedesaaan ini, lama-kelamaan kami tidak merasakan lagi aspal. Jalanan ini hanya terdiri dari bebatuan, tanah yang lembek, lumpur yang licin, dan kubangan air hujan. Kegelapan dan dinginnya alam seolah menegur kepada setiap orang di rombongan ini. Bahwa kebersamaan para rombongan sahabat Sutrismi ini sedang diuji. Lumpur menjamah sebagian celana jeansku, sepatuku lebih nampak seperti roti yang dilapisi cokelat, tangan kananku diranda rasa pegal dan bergetar sambil menahan keseimbangan.  “Astagfirullahaladzim, sulit banget jalan yang dilalui Sutrismi buat mengejar cita-cita nuntut ilmu di Surabaya?” pikirku. “Gak bisa mas, sinyalnya sama sekali gak ada.” Kata seorang kawanku yang sedang kubonceng, “Pas dia sakit kira-kira berapa jauh ya mas perjalanan buat nganter ke rumah sakit? Sama sekali gak ngeliat puskesmas daritadi”. Samar-samar dari kejauhan kudengar suara bacaan ayat-ayat Al-Qur’an. Alhamdulillah, setelah perjalanan yang begitu lama dan begitu sulit, tepat pukul 19.05 kami sampai di rumah duka.

***

Rumah itu hanya disusun dari beberapa balok kayu. Alasnya hanya beralaskan tanah. Anyaman bambu-bambu tradisional digunakan sebagai karpet untuk melindungi penghuni rumah dari sengatan dinginnya malam. Beberapa warga setempat sudah berkumpul di tengah-tengah ruangan. Kami para rombongan menyalami warga satu persatu mengucap salam hangat ramah tamah selayaknya budaya Jawa. Cairan teh hangat sedikit menghilangkan rasa pegal dan linu tubuh kami. Beberapa kawan masih menggigil menahan tiupan dinginnya alam.

“Jauh ya mas perjalanannya?” sapa seorang laki-laki yang raut wajahnya masih cukup muda. “Kenalkan saya pamannya Yanti.” Kami mengangguk ramah. Beberapa kawan perempuan masih menggoyang-goyangkan hape mencoba mencari sinyal. Ya, mereka  bisa kupahami. Pasti untuk anak perempuan seperti mereka, jam segini orang tua sudah mulai bingung menanti kabar dari putrinya. Tak ada satupun dari mereka yang mengeluh mengenai perjalanan ini. Sifat manja sementara mereka simpan dalam hati walaupun raga telah lelah, lapar, dingin, dan terkotori oleh lumpur. Sungguh rombongan ini terdiri dari perempuan dan sahabat yang hebat.

Sang paman kembali melanjutkan pembicaraan, “Jadi, Almarhum ini kalau di rumah dipanggil Yanti. Ini semua temen-temen kampus-nya Yanti ya?”. Iya mas” kami serentak menjawab dibumbuhi senyuman. Beberapa ada yang langsung menambahi “saya teman satu kos-nya mas.”, “saya temen deketnya mas.”, “saya dulu yang sering jahili dia mas, maaf”. “Alhamdulillah, sepertinya Almarhum dek Yanti punya banyak teman. Gak menyangka banyak yang sukarela datang jauh-jauh. Beberapa jam yang lalu temen-temennya dari SKI juga sudah ada yang mengunjungi.” Balas si Paman

Yanti kalau di rumah adalah anak yang ceria. Apa dia juga seperti itu waktu di kampus?”. Beberapa dari kami mengangguk, “iya mas, karena dia anaknya ceria, aktif, makanya saya sering guyonan dan njahilin dia”. “Sebenarnya saya sama sekali tidak menyangka kalau ‘Pangeran’ bakal memanggil Yanti secepat ini. Beberapa minggu yang lalu dia pulang karena mengeluh sakit. Sebenernya Yanti ini jarang pulang ke desa mas-mbak. Selama kuliah di Unair. Baru hanya dua kali si Yanti ini pulang.” Lanjut si Paman “Saya juga heran waktu terakhir dia pulang, badannya kurus banget. Mukanya pucat. Kata dia kemarin waktu dirawat, dia sudah lama sakit. Sebenernya almarhum ini fisiknya sudah lemah sejak dulu. Waktu masih sekolah SMA dulu, dia pernah kecapekan sakit thypus dan minta dijemput buat pulang ke desa”. Dari perkataan si Paman, sepertinya Almarhum Sutrismi sejak dulu sudah menempuh jarak yang jauh untuk sekolah. Ya, dalam perjalanan setelah aku memasuki jalan pedesaan tak beraspal kemari, aku memang tak melihat ada sekolah di dekat-dekat sini.

“Maaf ya mas-mbak sebelumnya, saya hanya masih penasaran biar semuanya jelas. Apa sewaktu kuliah Yanti pernah bilang atau mengeluh kalau dia sakit?” tanya si Paman. Seorang kawan anak perempuan tepat di sebelahku menjawab “Pernah sih mas, waktu itu dia merasa sakit dan saya antar ke AHCC* (Rumah Sakit untuk Mahasiswa Unair setempat), pernah gitu dia tiba-tiba minta dibeliin bubur karena gak kuat untuk makan. Sepertinya dia emang sakit, tapi dia gak pernah mengeluh. Mungkin karena sekarang libur minggu tenang dia akhirnya pulang ke rumah”. Si Paman sedikit menghela nafas, “Hhhh.... memang seperti itu mbak mas anaknya, tidak mau merepotkan orang tua. Ya, mbak mas bisa melihat sendiri keadaan kami. Orang tuanya hanyalah seorang petani. Penghasilannya gak seberapa kayak orang-orang di Kota. Paling sebulan ya Cuma lima puluh ribu.” Ya Allah, aku memelas hati melihat keadaan keluarga almarhum. Aku rasa almarhum Sutrismi adalah seorang mahasiswa yang hebat. Dia mempunyai semangat yang kuat untuk terus bersekolah dan menuntut ilmu. Meskipun dari latar belakang pedesaan yang sangat terpencil dari kota, meskipun hanya seorang anak petani, tetapi dia berani bermimpi besar dan memperjuangkan cita-citanya itu. Hanya dengan bermodalkan impian tersebut, dia berani untuk menantang dunia. Menurut seorang kawannya sekelas, Sutrismi tidak memiliki kendaraan yang bisa ia gunakan setiap hari untuk pergi ke kampus. Ia berjalan kaki kemana-mana. Tak bisa kubayangkan bagaimana ia berangkat dari rumah ini menuju kota dengan jarak yang begitu jauh dan medan yang begitu susah.

“Ini sih hanya menurut orang-orang di sekitar sini ya mas mbak, apa benar kalau Yanti itu anak yang pintar?” tanya kembali si Paman. Raut wajahnya kini memancarkan senyuman yang bangga akan almarhum ponakannya. “Wah iya-iya mas!” beberapa kawan lagi-lagi menyaut berbarengan, “pintar mas anaknya, aktif di gak cuman di kelas.“iya mas, rajin dia selalu siap kalau mau ujian. Kemarin aja banyak teman-teman yang minta bahan dari dia.” nggih mas, dia aja masuk Unair lewat Bidik Misi”. Bidik Misi adalah sebuah jalur penerimaan di kampusku yang dikhususkan untuk anak-anak yang memiliki prestasi tertentu. “Oh iya mas mbak, saya ingat. Dia diterima di jalur seperti itu waktu masuk ke Unair. Dia mendapatkan beasiswa. Tetapi, Yanti tidak sepenuhnya menggunakan uang tersebut untuk keperluan dirinya sendiri. Beberapa waktu yang lalu, dia sempat mengirimkan uang untuk orang tuanya dari beasiswa tersebut”. Subhanallah! Mulia sekali ternyata almarhum adek kelasku Sutrismi. Selain anak yang pintar, dia begitu berbakti pada orang tua. Aku rasa sungguh bangga orang tua Sutrismi memilki anak seperti dia. Kepintaran dan sebuah prestasi apalah gunanya apabila tidak digunakan untuk membantu orang lain dan sesama? Aku merasa malu pada diriku, akupun yang sempat menerima beberapa beasiswa kadang merasa lupa untuk kusedekahkan pada kaum dhuafa yang membutuhkan sebagaimana yang diajarkan pada agamaku.

Sembari mencicipi beberapa hidangan pedesaaan untuk menunda sapaan rasa lapar, si Paman melanjutkan ceritanya, “Sebenernya ada suatu permintaan dari Yanti yang tidak sempat saya penuhi mas mbak.” Suara si Paman kali ini semakin lama semakin terisak-isak. “Yanti ingin memiliki sebuah Laptop. Ia ingin memiliki laptop tersebut untuk melancarkan kuliahnya. Saya juga berpikiran seperti itu, mungkin dia merasa malu. Saya yakin mas mbak disini adalah orang-orang mampu yang sudah mempunyai benda tersebut. Tapi ya apa daya saya dan orang tua Yanti mas mbak, saya hanya seorang pekerja pabrik, orang tuanya hanya petani. Bukan maksud kami untuk tidak memenuhi permintaan Almarhum. Tapi, jelas kami membutuhkan waktu sedikit demi sedikit untuk mengumpulkan uang”. Astaghfirullah hal adzim, dadaku kian bergetar. Sekilas nampak flashback memori di dalam ingatanku. Waktu aku juga seumur Sutrismi dan duduk di semester satu, orang tuaku menghadiahi sebuah laptop bekas. Laptop itu tak dihiaskan lambang merek terkenal di punggung layarnya. Spesifikasi laptop tersebut jauh dari kata up to date dibandingkan laptop-laptop yang lebih canggih seperti kepunyaan kawan-kawanku. Waktu menggunakannya, aku sering dibuat frustasi karena seringnya hang dan blue screen ketika kugunakan untuk mengerjakan tugas ataupun pekerjaan. Memang tak kuucapkan secara langsung kepada orang tuaku, tetapi dalam hati aku merasa sangat tidak puas pada pemberian mereka. Aku kurang mensyukuri nikmat yang kudapatkan. Melihat cerita Paman Sutrismi hatiku bergetar, menyesal dengan segala perbuatanku. Toh ya kalau dipikir-pikir meskipun dengan segala keterbatasannya, mesin Laptopku ini mampu mengantarkanku sampai pada tahap saat ini. Bagaimana dengan kalian sendiri? Pernahkah kalian merasa bahwa segala yang kalian miliki sangatlah jauh dari cukup? Pernahkah kalian melihat lingkungan sekitar kalian bahwa sebenernya ada orang-orang yang juga menginginkan apa yang saat ini sudah kalian miliki dan sudah kalian capai? Sungguh sebenarnya nikmat Allah tiada tara. Ketika kalian belum merasa puas dengan keadaan yang sekarang kalian alami. Janganlah menyerah, mengeluh, dan berputus asa, karena sesungguhnya Allah akan tidak akan merubah nasib seseorang, kecuali orang itu sendiri mau berusaha untuk merubah nasibnya. Janganlah berpangku tangan menerima keadaan, janganlah menunggu mood kalian bagus baru setelah itu mulai mengerjakan sesuatu. Karena kau tahu? Matahari terus bergantian dengan Bulan memancarkan sinyarnya. Bumi terus berputar pada rotasinya Tahun, Bulan, dan Hari akan terus berjalan. Umur kalian juga semakin mendekati akhir zaman detik demi detik.

Hari ini, aku mendengar sebuah pembelajaran berharga mengenai Persabahatan, rasa Syukur, dan Sebuah Perjuangan dalam hidup. Hari ini aku melihat sekumpulan para sahabat. Sahabat bukan hanya  sekedar teman dikelas, ia adalah tawa ketika kau merasa senang, ia adalah headphone di saat kau merasa susah. Sahabat adalah rasa bangga ketika kau berhasil, ia adalah tangan yang terulur ketika kamu merasa susah. Sahabat adalah sekumpulan nasi bungkus yang kita makan bersama-sama, sahabat adalah dompet cadangan ketika kita merasa lapar. Sahabat adalah awal dari kehidupan di tempat perantauan, sahabat adalah pengantar menuju kematian. Sahabat memang tidak selalu adalah Cinta, ia adalah cahaya yang memberanikanmu menelusuri gelap. Rasa kebersamaan persahabatan malam ini tidak akan dikalahkan oleh hujan deras, bebatuan, dan lumpur sekalipun. Waktu sudah menunjukan pukul delapan malam, kami para rombongan masih menyisihkan Tahlilan sebagai salam perpisahan terakhir untuk Sutrismi.

Dalam perjalanan ini aku tersadarkan,

“67 tahun kita meneriakkan kata ‘Merdeka’. 67 tahun kita diakui oleh dunia sebagai bangsa yang bebas. Selama enam dekade kita membaca, menghafal, mempelajari, dan menjadikan UUD 1945 sebagai pedoman hidup Warga Negara yang adil, makmur, dan dipelihara oleh Negara. enam dekade kita menerima janji akan adanya Pemerataan Pembangunan. Lihatlah bagaimana keadaan desa-desa di pelosok. Tak ada jalan yang layak digunakan sebagai sarana transportasi, tak ada penerangan, tak ada puskesmas yang cukup dekat untuk mereka gapai, tak cukup banyak lapangan pekerjaan untuk mensejahterakan pekerja, tak cukup sekolah untuk memfasilitasi pendidikan anak-anak generasi selanjutnya di pelosok.“

Namun, Negeri ini masih memiliki harapan. Harapan akan selalu ada selama engkau masih berani untuk bermimpi. Salah satu harapan dari Indonesia adalah Sutrismi. Perempuan, pemudi asal pedalaman kabupaten Lamongan. Sutrismi adalah orang yang hanya bermodalkan mimpi untuk terus maju. Di tempatnya berasal tidak ada sinyal untuk memperoleh informasi. Ia tidak memiliki kendaraan untuk pergi menuntut ilmu. Ia tidak membutuhkan laptop untuk diakui sebagai anak pintar di kelasnya. Ia adalah harapan dari keluarganya. Ia adalah anak berbakti yang menyisihkan sebagian beasiswanya untuk membantu kebutuhan keluarga. Hari ini seorang Ksatria Airlangga mungkin gugur, thypus & liver mungkin membunuhnya. Tetapi harapan dan semangatnya akan terus hidup di dalam hati kami. RIP Sutrismi, aku mungkin tidak mengenalmu. Tapi kisahmu akan selalu kukenang sebagai inspirasi untuk terus mengejar mimpi.

Kucium tangan dan kusampaikan duka sedalam-dalamnya untuk ibunda Sutrismi, rombongan takziah-pun pulang ke Surabaya dengan membawa spirit baru.

@agienugroho




















Almarhumah Sutrismi. Menurut salah seorang teman sekelasnya, alasan mengapa ia memilih masuk Jurusan Ilmu Administrasi Negara adalah karena suatu saat ia ingin memperbaiki dan membangun sebuah jalan yang layak untuk desa tempat tinggal ia berasal.

















P.S : ini aku cuma copas dari fbnya mas Agie (senior AN UA 2009), kalo mau lihat post aslinya, klik disini



Selamat Jalan dulurAN :)
re-post by Adinda  

SONG ABOUT YOU AND US ♫♪♫

Diposting oleh Unknown di 06.52 0 komentar
Today, January 22nd 2013, is 37 days to my 2nd year anniversary with Aditya Afgan Hermawan, can't wait!!! so i make this post as a part to celebrate..
The pieces of song lyrics following is represent my and our (me & agan) feelings all the time. here they are..


I remember what you wore on the first day 
You came into my life and I thought
 "Hey, you know, this could be something"
•Boys Like Girls feat Taylor Swift - Two is Better than One



This night is sparkling, don't you let it go 
I'm wonderstruck, blushing all the way home
 I'll spend forever wondering if you knew 
I was enchanted to meet yo
•Taylor Swift - Enchanted• 



 We wrote a prelude 
To our own fairy tale
........
So bored to death you held your breath
And I tried not to yawn
You made my frown turn upside down
And now my worries are gone
 Owl City - Hot Air Baloon
  


We are honey and the bee
Backyard of butterflies surrounded me
I fell in love with you
Like bees to honey
So let's up
And leave the weeping to the willow tree
And pour our tears in the sea
 •Owl City - Honey and Bee



I wanna feel alive forever after
 And you say, you say you wanna feel alive forever after
•Owl City- Dreams And Disaster



If you're the bird
Whenever we pretend it's summer
Then I'm the worm
I know the part, it's such a bummer

If I'm your boy
Let's take a shortcut we remember
And we'll enjoy
Picking apples in late September like
We've done for years
Then we'll take a long walk
Through the cornfield
And I'll kiss you
Between the ears

If you're my girl
Swirl me around your room with feeling
And as we twirl
The glow in the dark stars on your ceiling
Will shine for us
As love sweeps over the room
Cause we tend to make
Each other blush
(Make me blush)
•Owl City - The Bird And The Worm



Switch on the sky and the stars glow for you
Go see the world ‘cause it’s all so brand new
Don’t close your eyes ‘cause your futures’s ready to shine
It’s just a matter of time, before we learn how to fly
Welcome to the rhythm of the night
There’s something in the air you can’t deny
 
Owl City - When Can I See You Again?



Every hand let me go that I tried to hold
Every warm-hearted love left me freezing cold
Keep the pace just in case all the magic dies 'cause this is driving me crazy
 •Owl City - Dementia


 
You'll never be far, I'm keeping you near 
Inside of my heart, you're here 
Go on, it's gotta be time 
You're starting to shine
'Cause what you got is 
Gold, I know, you're gold 
Gold, I know, I knowI don't need the stars in the night, I found my treasure 
All I need is you by my side, so shine forever 
•Owl City - Gold



You were the one and it was enough
 To be the one you were dreaming of 
You were the one and we called it love 
•Owl City - Take It All Away



But not every heart belongs to any other
You and I
You and I are meant to be
I'm the one for you, You're the one for me
You love me as much as I do
When you look at me and we're skin to skin
I want you so
Please come in
And you love me more and more
And my love grows up with you
And you kiss me more and more
And I kiss you, too
•Soko - Take My Heart



'Cause the spaces between my fingers 
Are right where yours fit perfectly
Owl City - Vanilla Twilight



We played golf on the moon 
And tennis on the sun
 Like athletes of the afternoon
 The solar flares burned my arms 
And made her makeup run 
On our super lunar honeymoon 
Owl City - Super Honeymoon



Baby, please don't go
If I wake up tomorrow will you still be here?
I don't know if you feel the way I do
If you leave I'm gon' find you
 •Mike Posner - Please Don't Go



I remember…The way you glanced at me, yes I remember
 I remember…When we caught a shooting star, yes I remember
 I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
 I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn
 •Mocca - I Remember



To ten million fireflies 
I'm weird cuz I hate goodbyes 
I got misty eyes as they said farewell 
•Owl City - Fireflies



You’re the reason why i stay
You’re the one who cannot believe
Our Love will never end
Is it only in my dream?
You’re the one who cannot see this
How can you be so blind?
To be with you is all that i need
Cause with you, my life seems brighter and these are all the things
•Ten 2 Five - I Will Fly



You got the right to remain right here with me 
I'm on your tail in a hot pursuit 
Love is a high-speed chase racing down the street 
•Owl City - I'm Coming After You



I tried to disappear but you're the only reason I'm floating here
Eyes, painted crystal clear, I can see our future through the atmosphere
 
 •Owl City - Speed of Love



P.S : What do you think, huh ? ;)) most of the song's from owl city, right? Yes, cz i'm crazy about owl city, i'm his one-of-the-millions fan!! HAHA . You can see the other owl city songs lyrics here, and find why i do love owl city so damn much!!





 with love,




 

This is a World of Dreams and Reverie ♫ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos